Senin, 18 Mei 2009

2 Milyar

Mode Bercerita : ON

Sebenarnya, istilah 2 milyar ini bukanlah istilah yang bagus di kalangan teman-teman saya. Istilah ini mengacu pada salah satu individu di angkatan saya, yang sepertinya dibenci seluruh angkatan kami, setidaknya oleh orang-orang yang saya kenal (dan saya kenal tidak sedikit lho....haha).

Bahkan, penyebutan 2 Milyar itu sendiri berawal dari suatu kisah yang penuh hujatan (hahahaha..lebay). Intinya, temen-temen saya lebih memilih kehilangan 2 milyar daripada harus dekat dengan si "2 milyar" ini.

Saya juga bingung kenapa teman-teman saya ini sangatlah, katakan saja tidak suka, dengan satu orang ini padahal saya sendiri punya pengalaman buruk dengan orang ini dan pengalaman itu cukup membuat saya tau salah satu sifat jeleknya. Namun setelah mendengar cerita-cerita dari teman-teman yang lain, sepertinya si 2 milyar ini jauh lebih buruk dari pandangan saya sebelumnya (padahal pandangan saya sebelumnya sudah cukup jelek lho).

Kalau melihat keadaan si 2 milyar ini sekarang, terlepas dari pengalaman yang buruk di masa lalu, sebenarnya sifat si 2 milyar ini tidak terlalu buruk juga. Mungkin setelah saya menjaga jarak cukup lama, saya melihat 2 milyar ini sudah menjadi orang yang tidak begitu menyebalkan lagi (setidaknya untuk sekarang ini). Namun, pandangan teman-teman saya tetap saja membuat saya mempertanyakan kembali pendapat saya ini terhadap si 2 milyar.

Should i hate someone because my friends hate that people too...?

Jumat, 08 Mei 2009

Rangkaian Kata di Kala Iseng

ini dibikin waktu lagi makul SSI......materi yang tidak begitu menarik membuat terbengong...tiba-tiba saja katakata ini terlintas...haha....

Into The Void

Hitam, ketika semuanya berlari di hadapanku
Berlari.......terus berlari.......
Sunyi senyap...tak akan pernah mendahului
Karena saat ini, semuanya terlelap.....

Sesaat, kemauan terlintas............
Pemusnahan....pengurungan diri..
Namun, semua itu tak ada guna..
Semuanya terlambat....tersusul cepatnya waktu...

Dunia ini, terlanjur menjadi hitam....
Jatuh ke jurang ketiadaan
Menghindari kejaran kenyataan

Semuanya...Terlanjur...Hitam....

Minggu, 03 Mei 2009

Lawan!!!!

".....Hanya ada satu kata, Lawan!!!

hantam rata jangan menyerah
pukul terus berani lawan

Lawan!!! Lawan!!! Lawan!!!

pukul terus tak pernah menyerah
hajar terus hancurkan penguasa

Lawan!!!Lawan!!Lawan!!!.......

Kami cinta negeri ini, tapi kami benci dengan keadaan yang ada…..

Hanya ada satu kata…Lawan!!!!!!!!!!"

Kata-kata itu saya dengar pertama kali ketika saya SMA. Kata-kata itu muncul dari salah satu band crust-punk yang cukup terkenal di Bandung bahkan mungkin sampai Jakarta, yaitu Jeruji (yang t-shirtnya seringkali saya pakai kuliah walau tulisan t-shirtnya cukup kontroversial, hehew).

Semenjak saya mendengar kata-kata tersebut, perlawanan sepertinya menjadi salah satu hal yang saya kagumi. Perlawanan terhadap apa saja. Perlawanan terhadap trend, perlawanan terhadap kemunafikan, perlawanan terhadap sistem yang menindas, perlawanan terhadap pemberangusan kreatifitas, perlawanan terhadap pengungkungan pikiran, perlawanan terhadap perlawanan….Pokoknya apa pun deh….Selama ada sesuatu yang salah dan ada seseorang yang melawannya, saya akan sangat mengagumi orang tersebut.

Walaupun, seperti apa yang kenyataan nyatakan, nasib seorang yang melawan cemderung tidak lebih baik daripada yang dilawan.

Che Guevara, mati ditembak. Fidel Castro, diincar dunia (Barat lebih tepatnya). Gorbachev, dibenci negaranya sendiri. Masih banyak yang lainnya termasuk mahasiswa – mahasiswa yang tewas pada saat reformasi. Apabila saya harus menulis semua nasib dari para pelawan di dunia ini, seumur hidup pun saya tidak akan pernah selesai menulisnya karena orang-orang tersebut akan terus muncul.

Lalu, kenapa mereka terus muncul…? Kenapa perlawanan tetap ada..? Kenapa teriakan tersebut tak pernah padam…?

Perlawanan adalah tanda bahwa manusia berpikir. Ia merenungkan apa yang ia lihat. Ia merenungkan apa yang ia rasakan. Ia menemukan adanya sesuatu yang salah sehingga perlawanan pun muncul dari dalam dirinya. Perlawanan adalah tanda bahwa manusia peduli. Ketika ia menemukan sesuatu yang salah, ia merasa sebagian tanggung jawabnya lah untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Ia berkehendak mengubah kesalahan tersebut supaya orang lain ikut sadar dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Namun, yang terpenting, yang membuat perlawanan akan tetap ada hingga kapanpun, perlawanan adalah tanda bahwa manusia HIDUP. Ia mempunyai kemampuan untuk bertindak. Ia mempunyai otonomi terhadap dirinya sendiri. Ia berkehendak untuk bebas dan melakukan perubahan.

Mungkin alasan terakhir itulah yang membuat para tokoh-tokoh perlawanan di seluruh dunia tetap melawan walaupun mereka tahu akan akhir hdup mereka. Ketika mereka melawan, mereka merasa hidup. Mereka merasa mempunyai kontrol. Mereka merasa penuh sebagai seorang manusia yang tidak terkungkung oleh keadaan.

Saya bukanlah seorang aktivis kampus yang bisa berteriak dan melakukan berbagai aksi perlawanan. Saya juga bukan lagi seseorang yang berteriak lewat lagu-lagu yang controversial (masa-masa itu sudah lewat dan akan saya ulangi lagi…hahahahah). Saya hanya seorang mahasiswa. Namun, setidaknya lewat tulisan ini saya ingin berkata bahwa perlawanan akan tetap ada sampai kapanpun. Separah apapun suatu sistem sudah mengurung dan membuai pikiran orang-orang, perlawanan akan tetap ada. Sekeras apapun pihak oppressor, perlawanan akan tetap ada. Sebab, orang-orang yang merasa hidup dengan melawan, akan terus lahir di dunia ini.

“pukul terus tak pernah menyerah
hajar terus hancurkan penguasa

Lawan!!!Lawan!!Lawan!!!.........”

Ditulis untuk mengenang para tokoh perlawanan dunia.

Rabu, 08 April 2009

Besok Pemilu!!!!

Ya, besok Pemilu.....jadi....sudahkah kawan-kawan menetapkan pilihan ?

Kalau misalkan belum...mudah-mudahan esok nanti kawan sekalian sudah mempunyai pilihan...

Yang penting...Jangan sampai Golput ya......karena golput berarti kawan-kawan sudah membuang kesempatan kawan untuk berpartisipasi dalam menentukan nasib bangsa ini lima tahun ke depan...seburuk apapun keadaan politk bangsa ini, just have a faith in yourself my friend....because something called hope still exist even in this country.....haha....

Intinya...lima menit buat lima tahun yaaaaaaa....

Sabtu, 21 Maret 2009

Mengenai Cara Pandang Terhadap Pengguna NAPZA

  Pengguna NAPZA. Kalau kita mendengar kata itu, pasti yang terbayang oleh kita adalah seorang yang mabuk, tidak berpikiran panjang, bodoh, sakau, kriminal, sampah masyarakat, dan patut dihukum sebesar-besarnya. 

  Tapi, bagaimana kalau pesakitan tersebut adalah seorang yang sangat dekat dengan kita. Apakah kita masih berpikiran sama?

  Mungkin, kalau pesakitan tersebut adalah orang yang dekat dengan kita, barulah kita akan memikirkan bahwa seorang pengguna tersebut bukan hanya seorang kriminal, tetapi juga korban dari kejahatan itu tersebut. Kalau pesakitan itu adalah orang lain, bisakah kita memandang dengan cara yang sama.

  Seharusnya, kita memandang para pengguna NAPZA itu tidak hanya sebagai kriminal, tetapi juga korban dari kejahatan tersebut. Memang benar, bahwa yang mereka lakukan adalah sesuatu yang kriminal dan sangat bodoh. Akan tetapi, mereka juga ikut tersakiti dengan perbuatan mereka. Dan di suatu titik ketika mereka ingin bangkit dan keluar dari perbuatan mereka, kita yang berada di dekat mereka terkadang tidak membantu mereka, malah mengisolir mereka dan membuat keadaan lebih buruk.

  Apabila kita bisa memandang mereka sebagai orang yang harus kita bantu, tentunya proses mereka keluar dari jeratan NAPZA juga lebih mudah. Hal ini dikarenakan kita bisa memberikan dukungan kita agar mereka bisa bertahan melalui proses rehabilitasi. Tidak hanya kita sebagai orang yang berada di antara para pengguna tersebut, seharusnya pemerintah juga memandang para pengguna itu sebagai korban sehingga mereka tidak hanya dijebloskan ke dalam penjara untuk menjaga “nama baik” dan “keadilan” hukum di negara kita, tetapai mereka juga seharunya mendapatkan sebuah proses pemulihan yang layak dari aparat. Banyak sekali saya temukan bahwa seorang pengguna NAPZA yang hanya dijebloskan ke dalam penjara malah kadar kecanduan mereka semakin bertambah di penjara. Apalagi ternyata di penjara kita sangat mudah mendapatkan barang-barang terlarang tersebut. Kalau sudah seperti ini, dimanakah “nama baik” dan “keadilan” yang dijaga itu?

  Pengguna NAPZA memang bukanlah orang yang tidak bersalah. Mereka memang sudah memilih jalan yang salah dalam hidup mereka. Mereka memang telah melanggar hukm yang berlaku di negara kita, dan mereka memang pantas untuk dihukum. Tetapi, ketika mereka sudah jatuh terpuruk seperti itu, akankah kita membantu mereka untuk bangkit, ataukah kita justru “menimpa mereka dengan tangga” ? Pilihan jatuh pada tangan dan hati nurani kita.

Senin, 16 Maret 2009

Sayangi Tubuh Anda, Makanlah dengan Benar

Tubuh kita merupakan suatu anugerah yang sangat besar dari Tuhan YME. Tubuh kita juga merupakan suatu ciptaan yang sangat sempurna dan luar biasa dibandingkan dengan makhluk lainnya yang ada di dunia. Oleh karena itulah, tubuh yang sempurna ini patut kita jaga. Akan tetapi, apakah kita semua sudah sadar untuk menjaga tubuh kita ini?

Salah satu cara yang paling dasar untuk menjaga tubuh kita adalah makan. Makan, mungkin merupakan suatu perkara yang sudah sangat lazim bagi kita. Setiap hari kita melakukan kegiatan makan ini dengan tujuan yang mungkin hampir sama, yaitu mengisi tenaga bagi diri kita agar kita bisa beraktifitas di hari itu. Akan tetapi, apakah kita sudah makan dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan tubuh kita? Ataukah malah dengan makan tersebut kita malah merusak tubuh kita?

Sebenarnya cara gampang untuk menentukan apakah kita sudah makan dengan benar atau belum adalah dengan mengukur apakah kita sudah memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita secara seimbang dengan mengikuti aturan yang sudah kita kenal sejak kita SD, yaitu empat sehat lima sempurna. Mengapa harus seimbang? Apabila salah satu saja kebutuhan gizi kita tidak terpenuhi ataupun salah satu yang lainnya malah berlebih maka bersiaplah terhadap masalah kesehatan yang akan segera mendatangi kita. Biasanya, komponen gizi yang paling sering kita kurang konsumsi ialah serat dan vitamin dari sayuran. Kekurangan serat dapat berakibat berbagai masalah pencernaan dari yang paling ringan seperti susah buang air besar hingga yang sangat berat seperti wasir dan kanker usus. Sementara itu, kandungan gizi yang paling sering kita konsumsi secara berlebih ialah gula dan lemak. Sumber gula sendiri yang kita tahu biasanya adalah makanan yang manis saja. Padahal, makanan pokok kita yaitu nasi adalah salah satu sumber gula juga berikut makanan-makanan lainnya yang mengandung karbohidrat. Kelebihan zat gula ini bisa mengarah pada diabetes dan penyakit lainnya. Lemak sendiri biasanya bersumber dari daging dan makanan hewani. Kelebihan lemak sendiri bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan bagi tubuh kita.

Selain kandungan gizi dalam makanan, kebersihan dari makanan itu sendiri adalah suatu hal yang sangat penting dan juga sering kita lewatkan. Kebanyakan dari kita makan hanya sekedar mementingkan kenyang dan murah saja, mengabaikan kebersihan makanan dan tempat makan. Kebersihan tempat makan dan makanan itu sendiri mencegah makanan yang kita makan mengandung bakteri ataupun bibit penyakit yang dapat membahayakan diri kita. Banyak sekali penyakita yang dapat menghinggapi kita apabila kita tidak memperhatikan kebersihan makanan, salah satunya ialah diare.

Dengan pemaparan di atas, seharusnya kita sadar bahwa penting sekali menjaga apa yang akan kita makan bagi tubuh kita. Makan, mungkin merupakan masalah sepele. Akan tetapi, makan itu sendiri bisa menjadi masalah yang sangat besar ketika cara makan kita yang salah dan sembarangan sudah menimbulkan berbagai masalah bagi tubuh kita. Sayangi tubuh kita, makanlah dengan benar.

Seperi Memulai Hari yang Baru

Yap, seperti memulai hari yang baru ketika saya mulai merekonstruksi blog ysaya yang waktu itu hanya sekedar saya buat saja, langsung saya tinggalkan...haha. Melihat sepinya aktifitas di multiply serta banyaknya kawan-kawan ayng mulai nge-blog lewat blogspot juga, saya pun memulai "hari yangbaru" disini. Semoga dengan tampilan template yang baru serta fungsional walaupun kurang artistik (i dont get any idea about art though) serta beberapa artikel yang saya coba tulis dan uploadkembali dari blog saya yang lama, teman-teman sekalian bisa merasakan semangat hari yang baru ini.

Well, without any longer chit chat...let's roll!!!!!!

Chatbox...Tebak aja fungsinya apa...

Followers

 

Copyright © 2009 by Bring Back Chaos